Beranda NASIONAL DPRnya JEPANG TINJAU PROYEK SABO DAM MERAPI

DPRnya JEPANG TINJAU PROYEK SABO DAM MERAPI

1306
0
BERBAGI

Yogyakarta, (FHI) – DPRnya Jepang belum lama ini melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan Sabo Dam di wilayah Kali Putih dan Kali Gendol. Peninjauan tersebut didampingi Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) Pengendalian Lahar Gunung Merapi Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (PLGM – BBWS SO ), Gunawan Suntoro ST, MDM beserta jajarannya (22/8).

Dalam kunjungannya, anggota DPR Jepang tersebut mengaku puas atas kualitas pelaksanaan pekerjaan pembangunan sabo dam yang sedang berjalan saat ini, Ny. Midori Matsushima selaku ketua rombongan DPRnya Jepang mengatakan, pelaksanaan pekerjaannya sangat baik. Melihat realisasi seperti ini menurutnya di masa mendatang JICA (Japan International Cooperation Agency) tidak segan – segan untuk kembali mengucurkan dananya untuk pekerjaan sabo dam di Gunung Merapi. Ungkap Midori.

Dana Loan JICA merupakan bentuk kepedulian pemerintah Jepang dalam rangka kemanusiaan, diantaranya untukĀ  pengendalian lahar merapi, supaya jika terjadi banjir lahar dimasa mendatang, tidak banyak menimbulkan korban jiwa atau setidaknya dapat mengeliminir kerusakan yang ditimbulkan, harapnya.

Disamping melakukan peninjauan terhadap proyek, DPRnya Jepang ini juga melakukan sesi tanya jawab dengan masyarakat sekitar proyek sabo dam, pada kesempatannya Midori menanyakan kepada masyarakat tentang fungsi serta manfaat sabo dam, jawabnya “sangat bermanfaat karena selain berfungsi sebagai penahan sedimen banjir lahar dingin, dabo dam juga berfungsi sebagai oprit dan sarana penyeberangan, serta berguna juga untuk sarana irigasi,” demikian ujar perwakilan masyarakat yang menghadiri sesi tanya jawab tersebut.

PPK PLG Merapi BBWS – SO, Gunawan Suntoro ST, MDM kepada FHI mengatakan, proyek yang dikunjungi DPRnya Jepang itu sumber dananya berasal dari Loan JICA, terhadap pekerjaan pihaknya terus menggenjot pembangunan sabo dam dengan harapan akhir tahun sudah selesai semua baik di Kali Putih (selesai akhir 2017) maupun di Kali Gendol, meskipun waktu pelaksanaan mengacu kepada kontrak selesai di tahun 2018.

Progres pembangunan Kali Gendol hingga periode Agustus 2017 telah mencapai 68,113% hal ini mengalami deviasi 0,058% dari progress rencana yakni 68,055%, sedang untuk Kali Putih dari target realisasi 92,53% telah terealisasi 96,05% dipaket Kali Putih mengalami deviasi yang cukup signifikan hingga 4,52%. Atas capaian itu dirinya pun mengaku puas dengan kinerja kontraktor yang mana telah bekerja dengan profesional.

Diakuinya target real hingga akhir tahun untuk Kali Gendol hanya sekitar 90 %, namun melihat kinerja kontraktor yang baik bukan tidak mungkin akhir tahun pekerjaan sudah bisa selesai, namun khusus Kali Putih Gunawan menargetkan dapat selesai 100% jelasnya.

Terkait rencana Jepang yang akan meluncurkan dana Loan JICA di masa mendatang untuk pekerjaan Sabo, Gunawan menyambut positif rencana tersebut, pihaknya akan mengalokasikan dana loan JICA dibeberapa titik lokasi, terutama Kali Pabelan, Kali Putih dan Kali Gendol. Pungkasnya. (Dodi)