Home RAGAM DAERAH DPRD Wajo Gelar Rapat Dengar Pendapat Dengan Pengurus Masjid Ummul Quraa Sengkang

DPRD Wajo Gelar Rapat Dengar Pendapat Dengan Pengurus Masjid Ummul Quraa Sengkang

55
0
SHARE

Wajo.Sulsel,(faktahukum.co.id) – Ketua komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Kabupaten Wajo Hj.Hysniaty menggelar rapat dengar pendapat dengan Panitia pembangunan masjid Ummul Quraa Sengkang yang runtuh pada saat hari raya idhul Fitri 1440 H.Jumat.(14/6/19)

Rapat dengar pendapat, anggota DPRD Kabupaten Wajo, dari Komisi IV , menanyakan kepada Koordinator Panitia Pembangunan Masjid Agung Ummul Qura Sengkang, H. Karyaman, berapa anggaran yang dipake, bagaimana tehnik pengerjaanya pada waktu itu.

Menjawab pertanyaan Komisi IV, bahwa benar adalah anggaran hibah yang dipake pada tahun 2015, anggaran yang dipake untuk pembangunan plafon pada tahun 2015 memakan biaya Rp. 700.000.000( tujuh ratus juta rupiah, jelasnya

Dari anggaran 3 milyar bukan saja plafon , tapi beberapa yang dikerja pada waktu itu, termasuk , tehel, plafon, lampu kristal dan beberapa item.

” Saya sampaikan juga, pengerjaannya tidak dipihak ketigakan pada tahun 2015 lalu, kita sendiri mencari tukang dan pekerja, dan ternyata setelah lima tahun plafon runtuh,” terangnya

Sementara dari pihak Inspektorat yang juga hadir , setelah turun melakukan investigasi , runtuh nya plafon masjid Agung Ummul Quraa memaparkan , hasilnya

Sementara Ketua Bapemperda , Ir. junaidi , sangat menyayangkan pembamgunan tidak dipihak ketigakan, karena kalau di ketigakan ada desain yang dipertanggungjawabkan oleh pemborong dan meman pengerjaan awal meman sudah tidak bagus karena platnya merembeskan air, tuturnya

Dari Inspektorat melalui Plt. Andi Maddukelleng Oddang mengatkan bahwa lebih baik kerja keras, bongkar saja platnya sedikit demi sedikit untuk melihat rangka besi di dalamnya sejauh mana ketahanan besi tidak usah pake rangkah baca , karena kita mau jangkah panjang, terangnya

Sementara dari ahli tehknisi , Inspektorat ,Sayamsul Rijal , pada saat investigasi menemukan bahwa , plat beton meman tidak ada kemiringan, sehinggah air tidak mengalir, dan air sudah setinggi mata kaki yang tergenang di lantai plat beton yang berakibat retak rambut, dan di bawa mengelupas, juga pembuangan air kecil dan tersumbat . Dan besi gantung plafon yang runtuh bukan tercabut, tapi karena berkarat akibat air, tutupnya

Pada akhir rapat, anggota DPRD bersama Inspektorat dan Panitia Masjid, sepakat akan mempihak ketigakan pekerjaan renovasinya untuk tahun 2019.(Rasyid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here