Beranda RAGAM DAERAH Dituding Pake Ijazah Palsu, Kades Pondoa Akan Tuntut Balik

Dituding Pake Ijazah Palsu, Kades Pondoa Akan Tuntut Balik

77
0
BERBAGI

Sulawesi Tenggara, (faktahukum.co.id) – Kepala Desa Pondoa Muchlis Ukas, sempat beberapa kali di periksa oleh penyidik Polres Konawe Utara, atas tudingan dirinya memakai ijazah palsu saat pemilihan kepala Desa pada tahun 2019 lalu.

Dengan adanya laporan terkait pemalsuan ijazah, yang ditudingkan kepada Muchlis Ukas terkait pencalonan dirinya sebagai Kepala Desa Pondoa, Kecamatan Wiwirano, Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Pasalnya didalam penulisan ijazah Dinas Pendidikan Babupaten Konawe Utara, yang seharusnya tertulis SMP 5 tatapi dituliskan SMP 4.

“Masyarakat mengira saya memalsukan ijazah, dalam pencalonan Pilkades,” ujar Kades Pondoa, Senin (14/09/20).

Meski demikian, Dinas Pendidikan Kabupaten Konawe Utara melalui SMP 5 Asera, telah memberikan klarifikasi kepada penyidik Polres Konawe Utara melalui surat pernyataan, bahwa pihaknya mengakui telah salah menulis nomor sekolah yang seharusnya SMP 5 Asera, tetapi yang tertulis adalah SMP 4 Asera.

Dalam kesempatan ini Kepala Desa Pondoa Muchlis Ukas, selaku pihak yang terlapor atas kasus tersebut menyampaikan kepada wartawan Fakta Hukum Indonesia, bahwa pihaknya merasa keberatan dan akan menuntut balik pihak-pihak pelapor karena dinilai telah mencemarkan nama baiknya.

Atas klarifikasi pihak sekolah melalui surat pernyataan, maka persoalan ini telah dianggap selesai oleh pihak Kepolisian Resort Konawe Utara, dimana menurut pihak Polres persoalan ini hanya bentuk kekesalan lawan politik Muchlis Ukas yang tidak menerima kekalahanya.

“Dengan adanya tuduhan seperti ini terhadap saya, saya akan melaporkan balik atas pencemaran nama baik saya,” papar Muchlis Ukas.

Penulis : Andry William Firdaus, SE.
Editor : Bonding cs