Beranda HUKRIM Ditresnarkoba Polda Banten Ringkus Pria Pengedar Sabu di Depan SPBU

Ditresnarkoba Polda Banten Ringkus Pria Pengedar Sabu di Depan SPBU

152
0
BERBAGI

Serang – Direktorat reserse narkoba (Ditresnarkoba) Polda Banten meringkus seorang Pria inisial AR (24) pengedar Narkotika jenis sabu di depan SPBU Palima Kota Serang, Banten pada Senin (10/1/2022) lalu, sekira pukul 21.00 WIB.

Dirresnarkoba Polda Banten Kombes Pol Suhermanto menyampaikan, pengungkapan pelaku peredaran Narkotika jenis sabu tersebut berawal dari informasi masyarakat yang menerangkan bahwa adanya peredaran gelap Narkotika jenis Sabu di depan SPBU Palima Kota Serang, yang diduga dilakukan oleh seorang Pria.

Dari informasi tersebut, langsung ditindak lanjuti oleh personel Ditresnarkoba Polda Banten kemudian dilakukan penangkapan terhadap AR pada saat setelah AR mengambil paket narkotika jenis sabu.

“Benar, Ditresnarkoba Polda Banten berhasil meringkus pelaku pengedar narkotika jenis sabu di SPBU Palima Kota Serang,” kata Suhermanto, Jumat (14/1/2022).

Dijelaskan Suhermanto, selanjutnya personel melakukan penggeledahan di blokasi SPBU Palima Kota Serang dan ditemukan sejumlah barang bukti.

“Saat di TKP, kami temukan barang bukti berupa satu plastik klip bening yang di dalamnya berisikan Narkotika jenis sabu dengan berat bruto 20,33 gram dibungkus kertas amplop berwarna putih dan dibungkus kembali dengan plastik berwarna ungu lalu dibungkus kembali dengan plastik berwarna hitam, dan satu buah handphone merk samsung J7 Pro berwarna gold dengan simcard Simpati,” jelas Suhermanto.

Dalam keterangan tersangka AR bahwa Narkotika jenis sabu itu didapatkan dengan cara AR diarahkan oleh IY yang statusnya masih Daftar Pencarian Orang (DPO). “Tujuan tersangka mengambil Narkotika jenis sabu tersebut yaitu untuk diambil lalu dibagi dua dan nantinya di sebar oleh AR,” papar Suhermanto.

Diakhir, Suhermanto menambahkan guna kepentingan penyidikan, tersangka dan barang bukti dibawa ke Polda Banten untuk dilakukannya pemeriksaan lebih lanjut.

L”Atas perbuatannya AR dikenakan Pasal 114 ayat (2) Sub Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dan atas perbuatannya tersangka terancam hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara,” tandasnya (Putra/Bidhumas).