Lihatlah Ini
Lihatlah Ini
BERITA UTAMAFAKTA UTAMA

Ditolak Masyarakat Jangka, 249 Imigran Rohingya Mendarat di TPI Lapang Barat Bireuen

×

Ditolak Masyarakat Jangka, 249 Imigran Rohingya Mendarat di TPI Lapang Barat Bireuen

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi imigran Rohingya. (Istimewa)

ACEH – Setelah ditolak masyarakat Jangka, Bireuen, sebanyak 249 orang imigran Rohingya mendarat lagi di pesisir pantai Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Lapang Barat, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Aceh.

Berdasarkan informasi yang diterima faktahukum.co.id, sebelumnya para imigran tersebut, ditolak oleh masyarakat Jangka Bireuen, hingga kemudian mendarat di Aceh Utara.

↓↓ Gulir untuk Melanjutkan ↓↓
Pasang Iklan Disini

Azmi, Camat Gandapura mengatakan, para imigran Rohingya ini kembali mendapat penolakan dari masyarakat Aceh Utara hingga kapal yang mengangkut pengungsi didorong lagi ke lautan, akhirnya hari ini para imigran Rohingya itu mendarat di wilayah Lapang Barat Bireuen.

“Mereka itu ditolak dari Jangka Bireuen, kemudian ke Ulee Madon, Aceh Utara, dan akhirnya ke sini. Ini orang yang sama,” kata Azmi.

BACA JUGA :   TETO Rayakan Resepsi Hari Nasional Taiwan ke-112

Untuk sementara, Kata Azmi, masyarakat setempat secara berangsur memberikan bantuan berupa makanan dan pakaian kepada imigran tersebut.

“Para pengungsi Rohingya itu masih di TPI Lapang Barat, untuk sementara mereka sudah ditangani,” kata Azmi, Minggu (19/11/2023) dikutip dari Antara.

Selain 249 imigran pengungsi Rohingya itu, terdapat 220 orang imigran Rohingya lagi yang juga mendarat di pesisir Gampong Kulee, Kecamatan Batee, Kabupaten Pidie, Aceh. Namun informasinya, hingga kini masih belum ada penanganan lebih lanjut.

Tak hanya itu saja, Minggu (19/11/2023), juga ada 35 orang imigran Rohingya yang ditemukan di sebuah truk, setelah dilaporkan mendarat dari sebuah kapal di kawasan pantai Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur.

BACA JUGA :   Hadapi Pemilu, Kemendagri Gelar Rakornas Bidang Kehumasan dan Hukum Se-Indonesia

35 orang tersebut, terdiri dari 18 orang laki-laki dan 17 orang perempuan serta anak-anak. Untuk saat ini, mereka sudah dievakuasi Idi Sport Center Idi Rayeuk, Aceh Timur.

Sebelumnya, 35 pengungsi dari Rohingya itu, diamankan dari sebuah truk kuning dengan tanpa menggunakan nomor polisi. Untuk mengelabuhi petugas, truk tersebut ditutupi terpal, sehingga tidak terlihat muatan didalamnya. (Red)

Faktahukum on Google News