Beranda PENDIDIKAN Disdikbud Sumsel, Teken MOU dan Kukuhkan Forum BKK Seluruh SMK Se-Kota Pagaralam

Disdikbud Sumsel, Teken MOU dan Kukuhkan Forum BKK Seluruh SMK Se-Kota Pagaralam

47
0
BERBAGI

Pagaralam, (faktahukum.co.id) – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) melakukan Memorandum Of Understanding (MOU) serta Pengukuhan Forum Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK se-Kota Pagaralam, pada Rabu (7/4/21).

Hal ini merupakan bentuk dukungan terhadap program Gubernur Sumatera Selatan dalam upaya menurunkan angka kemiskinan sebesar satu digit.

Ketua MKKS SMK se-Kota Pagaralam sekaligus selaku Kepala SMK N 2 Pagaralam Pandra M.Pd dalam sambutanya menyatakan, SMK sendiri selain tujuannya memberikan pendidikan, juga akan Kooperatif dalam menempa para siswa dalam melakukan kewirausahaan yang nantinya berujung pada sektor peningkatan ekonomi Millenial, serta mampu bersaing di dunia usaha baik industri maupun pada potensi lokalitas.

“Kami berharap, dalam hal ini kiranya ada campur tangan Pemerintah kota Pagaralam, dalam mengurangi pengangguran terlebih pada Alumnus SMK yang ada di kota Pagaralam,” ujarnya.

“Kami siap mendukung dan siap berkompeten baik secara teoristis maupun praktek uji kompeten, besar harapan kami, Pemerintah dapat memberikan angin segar kepada seluruh siswa yang sedang menempuh pendidikan SMK.

Beberapa program kita saat ini yang akan di galakan yakni, SMK membangun desa, rumah Kopi SMK, dan yang harus kami kedepankan kepengurusan PRT beberapa produk yang di hasilkan dari ke-5 SMK se kota Pagaralam,” paparnya.

Selain itu, Pandra Menyebutkan pihaknya sudah berkerjasama dengan perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan seperti PT. Indomarco dan PT. Cipta Mandiri dalam persiapan tenaga kerja. “Kemaren sudah di adakan tes di sini,” jelas Pandra

Sementara Walikota Pagaralam Alpian Maskoni yang diwakili oleh Assistan II Syafrani menerangkan, Dari data yang ada, di sumatera Selatan sendiri angka kemiskinannya berada di angka 12% lebih, sedangkan untuk di kota Pagaralam sendiri sebesar 8,87% dan meningkat 9,4% pada masa Pandemi Covid-19,” katanya.

Dalam program ini, pemerintah kota Pagaralam sangat mengaspresiasi dengan adanya kegiatan seperti ini, dan untuk saat ini Pemkot Sudah menyiapkan Permodalan untuk para Pewirausaha.

“Jangan takut berwirausaha, kesuksesan dalam ilmu ekonomi yakni bagaimana cara kita mampu mengalirkan uang orang lain ke kantong kita, yang pasti dengan jalan berwirausaha,” jelasnya.

Kepala Dinas Pedidikan dan kebudayaan Provinsi Sumatera Selatan melalui Kepala Bidang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Modiyaboni SE S.Kom, dalam pidatonya menyatakan, terbentuknya kepengurusan Forum Burss Kerja Khusus ini, diharapkan kepada para pengurus bisa menyentuh anak-anak untuk terus mengembangkan niat kewirausahaannya,” terangnya.

Dirinya mencontohkan pada salah satu SMK yang sudah menerapkan pola Kewirausahaan Mandiri yang ada di kabupaten Muara Enim ,

“Mereka sudah memasukan tanaman Nanas pada kurikulum mereka, dari program nanas tersebut, mereka bisa menghasilkan income, dan sudah di buktikan melalui program tersebut mereka bisa membangun Mushola disekolah mereka,” jelasnya

Ia pun meyakini, Tanah yang subur dengan potensi Sumber daya alam yang mendukung, dan saya yakin SMK-SMK yang ada dikota Pagaralam pasti bisa,” tandasnya.

Penulis : Alian
Editor : Bonding Cs