Beranda PENDIDIKAN Dinas Pendidikan Kota Cirebon Laksanakan Sosialisasi PPDB Tingkat Kota

Dinas Pendidikan Kota Cirebon Laksanakan Sosialisasi PPDB Tingkat Kota

128
0
BERBAGI

Kota Cirebon, (faktahukum.co.id) – Dipenghujung tahun ajaran baru 2020 – 2021 ini, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon laksanakan sosialisasi PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) tingkat TK, SD, SMP sekota Cirebon. Bertempat di aula gedung Dinas Pendidikan, Jalan Brigjen Darsono/Bypass Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Rabu (9/6/21).

Hadir dalam acara, para Camat dan Lurah se-kota Cirebon, perwakilan dari kementerian agama, perwakilan dari Disdukcapil dan para pejabat Dinas Pendidikan Kota Cirebon.

Pada dasarnya PPDB dilaksanakan, berprinsip pada transparan, akuntable, objektif. Sambut Eka Purnomo Sidik, Kasi Peserta Didik dan Pertumbuhan Karakter saat ditemui awak media diruang kerjanya.

Lanjut Eka, ketika masyarakat bisa mengikuti pilihan jenjang tingkat TK, SD dan SMP ada perbedaan ditingkat SMP, jenjang smp ini menggunakan pendaftaran online. Dengan beberapa persyaratan, diantaranya Kartu Keluarga, Akta Kelahiran dan Surat Kelulusan.

Eka juga menjelaskan ada beberapa tahapan, diantaranya. Tahap pertama tingkat SMP dilaksanakan pada tanggal 28 juni 2021 sampai 1 juli 2021, dengan jalur afirmasi, prestasi, perpindahan orang tua dan jalur guru.

Tahap kedua tingkat SMP dilaksanakan pada 2 juli 2021 sampai 6 juli 2021 ditahap zonasi. Serentak pendaftaran PPDB ditanggal 28 juni 2021 sampai 6 juli 2021 untuk tingkat TK, SD, SMP.

Khusus untuk tingkat SMP, dikarenakan pendaftaran secara online, maka pengumuman dimulai 8 juli 2021 sampai 10 juli 2021, untuk tingkat TK, SD, dan SMP secara real time atau sewaktu – waktu.

Masih kata Eka, untuk meningkatkan prestasi akademik, non akademik, estetika. Dan untuk jalur guru, bekerjasama dengan PGRI yaitu surat tugas pimpinan dari guru tersebut. Untuk jalur afirmasi memiliki kartu KIP (Kartu Indonesia Pintar) atau kartu bantuan sosial dari pemerintah.

Dinas pendidikan siap membantu masyarakat pada umumnya, agar bisa mengikuti pendidikan yang mereka inginkan dengan moto “Sekolah mendi bae ya pada bae”. (Sekolah kemana saja, ya sama saja),” ujar Eka.

Penulis : M. Sulaeman
Editor : Bonding Cs