Beranda RAGAM DAERAH Diduga Soal Proyek, Jaksa Datangi Kantor Satker PJN Wilayah 1 Sumbar

Diduga Soal Proyek, Jaksa Datangi Kantor Satker PJN Wilayah 1 Sumbar

162
0
BERBAGI

Padang- Sumbar – Kantor Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah 1 Sumbar, didatangi pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat. Lebih kurang tiga orang Jaksa terlihat berada dikantor yang beralamat di Jalan Khatib Sulaiman Padang, pada Senin (21/11).

Kehadiran para Jaksa di kantor Satker PJN Wilayah 1 Sumbar, telah menjadi perhatian pegawai dan tamu dikantor tersebut. Kehadirannya tersebut diduga terkait proyek yang di kerjaannya oleh pihak PUN Wilayah 1 Sumbar.

Dari sejumlah pegawai yang ditanya terkait kedatangan Jaksa, mereka mengaku tidak tahu mengenai hal apa pihak jaksa datang ke kantor Satker PJN Wilayah 1 Sumbar.

“Saya tidak tahu mengenai hal apa itu jaksa kesini (kantor Satker-red). Kemungkinan ada hal penting yang dikoordinasikan sama Kasatker,” katanya.

Bahkan kedatangan jaksa tersebut juga sempat di dokumentasikan oleh salah seorang tamu di kantor Satker. Yudi LSM API yang sedang berada dikantor Satker PJN Wilayah 1 Sumbar. “Ini tidak pernah terlihat jaksa datang ke kantor Satker PJN Wilayah 1 Sumbar, jadi kita abadikan saja,” tuturnya.

Sejumlah pertanyaan pun muncul dari benak mereka yang menyaksikan Jaksa, Kasatker dan pihak kontraktor dari Wika pergi berlalu dari kantor Satker PJN Wilayah 1 Sumbar.

Seperti diketahui sebelumnya, pada tahun anggaran 2022 ini ada proyek di Satker PJN Wilayah 1 Sumbar, yakni proyek preservasi jalan Baso batas Kota Payakumbuh yang putus kontrak.

Sedangkan kontraktornya telah mencairkan uang muka tapi pekerjaan tidak pernah dilaksanakan. Benarkah, kedatangan para jaksa dikantor yang “dikomandoi” Masudi tersebut disinyalir terkait ada masalah proyek jalan di Satker PJN Wilayah 1 Sumbar ?.

Ketika hal tersebut dikonfirmasi langsung kepada Masudi Kepala Satuan Kerja (Kasatker) PJN Wilayah 1 Sumbar, melalui WhatsApp nya, pada Senin siang pukul 12:50 WIB, menyampaikan bahwa pihak Kejaksaan Tinggi Sumbar datang ke kantornya membahas hal pendampingan pekerjaan Paket PJN 1.

Dikatakan Masudi, pendampingan yang dilakukan pihak Kejaksaan Tinggi Sumbar tidak pada semua paket yang ada di Satker PJN Wilayah 1 Sumbar namun hanya untuk paket jalan Teluk Tapang yang terletak di Kabupaten Pasaman Barat. “Untuk paket Teluk Tapang”jelas Masudi.

Ketika ditanya apakah paket Teluk Tapang ada masalah, sehingga harus ada pendampingan dari pihak kejaksaan, dengan singkat Masudi menjawab tidak ada.

Namun saat disampaikan bahwa pendampingan proyek oleh kejaksaan tidak ada seiring dibubarkannya TP4D oleh Kejagung ,”Ini bukan TP4D” jawab Masudi.

Apakah pendampingan oleh kejaksaan tersebut permintaan dari Kasatker atau dari pihak Kontraktor nya, sampai berita ini tayang Masudi belum memberi menjawaban.

Kasipenkum Kejaksaan Tinggi Sumbar, Fifin Suhendra, SH. MH yang dikonfirmasi hal ini, Selasa (22/11) membenarkan ada pendampingan dari pihak Kejaksaan Tinggi Sumbar pada paket Satker PJN Wilayah 1 Sumbar.

“Memang itu pendampingan dari DATUN atas permintaan Kasatker. Pendampingan menyangkut hal administrasi dan teknis pekerjaan yang berjalan di tahun anggaran ini. Itu permintaan Kasatker nya. Dan pendampingan itu untuk pekerjaan anggaran tahun ini bukan pekerjaan tahun kemaren,” papar Kasipenkum.
(RN/DM)