Beranda RAGAM DAERAH Diduga Pembangunan ‘Asal-Asalan’, Jembatan Bantuan CSR PT. PPR Hancur

Diduga Pembangunan ‘Asal-Asalan’, Jembatan Bantuan CSR PT. PPR Hancur

309
0
BERBAGI

Agam, Sumbar, (faktahukum.co.id) – Derasnya air mengakibatkan jembatan penghubung antara  penghubung Jorong Tompek dengan Jorong Padang koto Gadang terputus. Jembatan yang terbangun dari hasil bantuan Coporate Sosial Responcibility (CSR) PT. PPR itu kini hanya tinggal kenangan. Senin, (16/4/2018).

Bukan hanya itu, rusaknya jembatan tersebut menjadikan masyarakat semakin sulit untuk mengakses ke daerah penghubungnya itu terlebih bagi anak-sekolah. Padahal, jembatan itu baru selesai dibangun pada tahun 2017 silam.

Hal itu seperti diungkapkan AR, salah seorang warga masyarakat Jorong Tompek. Menurutnya, Sejak awal pekerjaan pada jembatan itu sudah ditemukan banyak kejanggalan, seperti pembuatan pondasi, adukan yang dipakai, serta batang kelapa yang dijadikan untuk lantai jembatan.

Informasi yang didapat faktahukum.co.id, bahwa jembatan itu dikerjakan oleh salah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Agam, karena itu pihak perusahaan tidak berani berkomentar.

Sementara itu, Syamsir, salah seorang tokoh masyarakat sekitar Syamsir mengatakan ia selaku masyarakat minta perusahaan segera membuat jembatan baru, agar masyarakat Jorong masyarakat Jorong Tompek dapat lagi beraktifitas seperti biasa melalui jembatan tersebut.

Perusahan pemberi CSR, lanjutnya, agar betul-betul memberikan pekerjaan kepada rekanan yang punya skill dan keahlian di bidangnya. Sehingga hasilnya bisa dapat dirasakan bagi masyarakat. (Zamzami)