Beranda HUKRIM Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Pria Ini Mengaku Anggota Polisi

Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Pria Ini Mengaku Anggota Polisi

359
0
BERBAGI

Kab.Bekasi – Dengan modus menemani istrinya dan akan memberikan uang, seorang pria berinisial SB (47) warga Desa Sariamur, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, tega melakukan perbuatan bejatnya dengan mencabuli dan melakukan pemerkosaan terhadap seorang anak di bawah umur.

Akibat aksi bejatnya itu, korban yang masih berumur 14 tahun tersebut sudah hamil lima bulan. Aksi perbuatan bejat pelaku ini diketahui oleh kedua orang tua korban.

Menurut ibu korban Manih (40) kejadian bermula dua tahun yang lalu ketika anak perempuannya berinisial S (14) sering di ajak main kerumah terduga pelaku SB untuk menemani istrinya dan diiming-imingi akan diberikan uang.

Masih kata Manih, di tahun kedua pelaku SB tidak tinggal lagi bersama istrinya.

“Memang korban sering diajak pelaku main kerumahnya dan sekarang ketahuan hamil, sudah dua bulan korban tidak datang head. Saya curiga dan langsung saya testpack ternyata positif hamil,” kata Manih ibu korban, Kamis (14/04/22).

Manih juga menuturkan, pelaku juga mengaku sebagai anggota Kepolisian. “Pelaku mengaku di kampung ini sebagai anggota Polisi, ternyata pas diselidiki hanya sebagai Banpol di Polres Bekasi Kota,” tuturnya.

Setelah diinterogasi oleh kedua orang tua beserta saudara-saudaranya, korban mengakui sering diperkosa SB di kediamannya yang tidak jauh dari kediaman korban.

Selin itu masih kata Manih, korban juga mengaku diancam akan dibunuh jika mengadukan hal tersebut kepada kedua orang tuanya.

“Awalnya tidak mengakui, karna diancam akan di bunuh. Saya sudah melaporkannya ke Polres Metro Bekasi pada tanggal 29 Desember 2021, namun hampir empat bulan ini belum ada tindakan dari Kepolisian,” jelasnya.

Pada tanggal 26 Maret, Manih (Ibu korban) bersama kuasa hukumnya mendatangi kembali Polres Metro Bekasi. “Saya bersama kuasa hukum mendatangi kembali Polres dan diminta beberapa saksi,” pungkasnya.

Penulis : H. Bon