Lihatlah Ini
Lihatlah Ini
HUKRIMPERISTIWA

Diancam dan Didatangi ke Rumahnya, Pemred ’koranmediasi’ Wadul Polisi

×

Diancam dan Didatangi ke Rumahnya, Pemred ’koranmediasi’ Wadul Polisi

Sebarkan artikel ini
Pirlen, Pemred Koran Mediasi menunjukkan bukti laporan ke pihak kepolisian.
Pirlen, Pemred Koran Mediasi menunjukkan bukti laporan ke pihak kepolisian.

BEKASI – Puluhan orang tak dikenal (OTD) ancam dan datangi rumah Pemimpin Redaksi (Pemred) koranmediasi.com, Pirlen Sirait di Perumahan Permata Serang Baru, Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jumat (5/4/2024) malam.

Kehadiran orang-orang yang tak diundang tersebut, melontarkan kalimat-kalimat kasar dan pengancaman yang juga didengar dan disaksikan oleh istri dan ketiga anak-anaknya yang masih kecil, sehingga mengakibatkan ketakutan dan trauma.

↓↓ Gulir untuk Melanjutkan ↓↓
Pasang Iklan Disini

Malam itu, Pirlen mendengar dari dalam rumah ada yang berteriak dan mengetuk pintu rumah dengan keras. Mendengar itu, Pirlen buru-buru membukanya.

“Awalnya dari dalam rumah saya dengar teriakan dan mengetuk pintu rumah saya dengan sangat keras, lalu saya buka dan puluhan orang langsung datang menghampiri saya ke pintu dan bertanya yang namanya Pak Pirlen, Bapak ia,” ujar Pirlen menirukan kata-kata OTD.

BACA JUGA :   Geber Geber Motor, Dua Pemuda ini Ditembak Orang Tak Dikenal di Babelan

Mendengaar pertanyaan itu, Pirlen yang merasa tidak punya musuh langsung menjawab, “ya”. Anehnya, sekitar tiga dari OTD itu langsung mendorong Pirlen.

“Saya menjawab ia benar saya Pirlen, ada apa, nyari saya, mereka mengatakan, ini bulan puasa kenapa ganggu-ganggu Ketua DPC. Saya tanya kembali Ketua DPC mana, namun mereka dengan berteriak-teriak dengan mengeluarkan kata-kata kasar dan pengancaman,” ujarnya.

Adapun pengancaman yang diucapkan oleh gerombolan oknum tersebut, menurut Pirlen tidak sangat tepat.

“Pengancaman yang mengatakan akan mengusir saya dari Bekasi, dengan mengucapkan kata-kata kasar “kamu itu Batak, Kristen juga jangan macam-macam ganggu Ketua DPC, kami usir kamu dari Bekasi, ancam mereka kepada saya, bahkan ada juga teriakan dari luar mengatakan akan membunuh saya,” cerita Pirlen.

BACA JUGA :   Polres Cirebon Kota Ungkap Modus Baru Penyelundupan Belasan Motor Kredit
Faktahukum on Google News