Beranda KESEHATAN Covid-19 Meningkat, 6 Kecamatan di Kabupaten Lamandau Zona Merah

Covid-19 Meningkat, 6 Kecamatan di Kabupaten Lamandau Zona Merah

1253
0
BERBAGI

Lamandau Kalteng (faktahukum.co.id) – Pandemi Covid dipenghujung Th 2020 menunjukan peningkatan diberbagai wilayah berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana kabupaten di Provinsi Kalteng dari 8 kecamatan hanya 2 (dua) yang masih  zona putih sedangkan 6 kecamatan berada di zona merah.

Kepala BPBD Kab Lamandau, Drs Edison Dewel, SH menyampaikan, ada 6 kecamatan di wilayah kabupaten Lamandau terpapar Covid 19, ada 2 kecamatan dalam zona aman, kecamatan Banteng Kawa dan Belantikan Raya, sedangkan kecamatan Bulik, Sematu jaya, Lamandau, Menthobi Raya, Bulik Timur dan Delang berada di Zona merah, “ucapnya pada awak media, Senin (14/12/20).

Dari data Desember 2020, masyarakat Lamandau terpapar positif covid 19, sekitar 215 orang, Melihat kondisi peningkatan Covid-19, pemerintah menganjurkan isolasi, mereka menjalani isolasi mandiri/Individu dan isolasi yang disediakan pemkab lamandau, di Rumah Mess Desa.

Lanjutnya, untuk saat ini Lamandau ada 144 yang terkonfirmasi Covid-19 dan menjalani isolasi dan ada penambahan 12 orang dari Satpol PP jadi jumlah total saat ini ada 156 dan sisanya menjalani isolasi individu/ mandiri.

Penyebab peningkatan Covid-19 setelah pemkab Lamandau melakuakan tracking kepada masyarakat dibeberapa wilayah kecamatan, dari situlah mereka menjalani Swab dan dari hasil Swab ternyata banyak terkonfirmasi positif, “jelasnya.

Masih menurut kata Edison, untuk itu sesuai himbauan pemerintah Lamandau masyarakat harus memiliki kesadaran, untuk tidak melaksanakan hajatan yang melibatkan orang banyak, seperti pernikahan, acara khitanan dan membatasi kegiatan keagamaan sebab dari situlah bisa terdapat orang yang terkonfirmasi Covid-19.

Pemkab Lamanda masyarakat untuk tidak keluar daerah, Covid 19, menghimbauJelang Tahun Baru 2021 untuk ASN liburnya ketika hari H saja dan masyarakat di harapkan untuk tidak keluar daerah terlebih dahulu, hal ini dilakukan untuk memutus penyebaran mata rantai Covid -19.

“Saya berharap kepada masyarakat tidak perlu panik, kita tetap menjalankan aktivitas dengan memperhatikan protokol kesehatan, menjaga jarak, memakai masķer, mencuci tangan sesering mungkin (3M) dan menjaga pola hidup sehat, “pugkasnya.

Penulis: M. Andreyanto. Editor: Ade’M