Lihatlah Ini
Lihatlah Ini
KESEHATAN

Cegah virus corona, Rutan Kelas ll B, Pandeglang Gandeng Dinkes

×

Cegah virus corona, Rutan Kelas ll B, Pandeglang Gandeng Dinkes

Sebarkan artikel ini

Pandeglang-Banten, (faktahukum.co.id) – Dalam upaya pencegahan virus corona dikalangan warga binaan Rutan kelas II B Pandeglang, dengan menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang mensosialisasikan perilaku hidup bersih dan sehat, Jumat (13/3/20).

Kepala Rutan Kelas IIB Pandeglang Jupri mengatakan, warga binaan diajarkan serta mempraktekan bagaimana cara mencuci tangan dengan baik dan benar oleh pihak Dinas Kesehatan melalui puskesmas Cikupa Pandeglang.

↓↓ Gulir untuk Melanjutkan ↓↓
Pasang Iklan Disini

“Kita menggandeng dari Dinas kesehatan, karena mereka yang lebih faham terkait cara-cara perilaku hidup sehat. Salah satunya dalam rangka mencegah adanya virus corona yang masuk ke rutan. Apalagi, kapasitas Rutan kelas IIB Pandeglang 121 orang. Namun, jumlah penghuni sebanyak 202 orang,” ucapnya.

BACA JUGA :   Covid-19 Meningkat, 6 Kecamatan di Kabupaten Lamandau Zona Merah

Kepala Dinkes Pandeglang, Raden Dewi Setiani mengatakan, pihaknya saat ini tengah meningkatkan status kesiapsiagaan untuk menangkal penyebaran virus Corona. Sebab, kata dia, virus tersebut merupakan kejadian luar biasa, sehingga harus di waspadi salah satunya di rutan.

“Kami sudah tingkatkan kesiagaannya dalam menghadapi kewaspadaan corona. Sebab wabah virus corona merupakan kejadian luar biasa atau pandemic, atau wabah yang terjadi global. Sehingga, perilaku hidup sehat harus dilakukan,” tuturnya.

Selain itu, kata Dewi, pihaknya sudah memerintahkan kepada setiap Puskesmas untuk melakukan pendeteksian dini, jika ada warga yang mengalami demam. Sebab Pandeglang, kata dia, juga memiliki potensi terinfeksi virus berbahaya tersebut.

“Karena seluruh jajaran kesehatan diperintahkan untuk melakukan deteksi dini, dalam mencegah penyebaranya,” katanya.

BACA JUGA :   Putus Perkembangan Nyamuk DBD, Lurah Jatibening Baru Lakukan ‘Fogging’

Penulis: M. Jhn.Editor: Adunk

Faktahukum on Google News