Beranda RAGAM DAERAH Bupati Mesuji Resmikan Pembangunan Wisata Islamic Center

Bupati Mesuji Resmikan Pembangunan Wisata Islamic Center

93
0
BERBAGI

Mesuji, (faktahukum.co.id) – Pembangunan Komplek Kawasan Wisata Religi (Islamic Center) kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung di atas lahan seluas sembilan hektar yang berlokasi di desa Wira Bangun, kecamatan Simpang Pematang, resmi dimulai. Peletakan pondasi pancang proyek senilai Rp.75 miliar yang pengerjaannya diproyeksi akan memakan waktu 14 bulan ini, dilakukan oleh Bupati Mesuji, H. Saply TH, Jum’at (26/2/21).

Bupati Mesuji mengatakan, rancangan pembangunan ini telah melewati kajian dan pertimbangan mendalam bahkan melibatkan arsitek Internasioal, Andra Matin.

“Diharapkan, kelak sarana wisata impian masyarakat Mesuji ini akan menjadi ikon kebanggaan sekaligus pusat edukasi dan budaya. Dan kalau tidak ada kendala dengan pengerjaannya selesai pada Tahun 2022,” kata Bupati Saply.

Sementara, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Mesuji, Murni, menyebut pelaksanaan proyek akan diawasi secara ketat untuk menjaga kualitas dan spesifikasi dan sejauh ini, belum ada kendala yang berarti.

“PT. Karya Bangun Mandiri Persada, pemenang tander proyek ini, menyanggupi penyelesaian dua bulan lebih cepat tapi itu tidak menyurutkan kegiatan pengawasan kita”. tutur Murni.

Dari hasil penelusuran, didapati informasi bahwa Andra Matin bernama asli Ir. Isandra Matin Ahmad, lulusan Teknik Universitas Parahyangan, Bandung, pada Tahun 1988. sempat bekerja di PT. Grahacipta Hadiprana, Jakarta pada tahun 1990 hingga 1998, dan juga mengajar di Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Tarumanegara.

Pada tahun 1998, ia mendirikan biro arsitektur Andra Matin Architect (AMA) dan berkantor di Jl. Manyar III Blok O-3 Kav. 29-30 No. 4-6 Bintaro Jaya, Jakarta.Yang menarik, tak banyak khalayak yang mengetahui siapa sebenarnya Andra Matin, arsitek terkemuka di Indonesia, pendiri Andra Matin Architects yang menjadi desainer obyek ini.

Di antara semua design monumental yang telah dibuat, desainnya yang begitu dekat dengan masyarakat Lampung adalah rancangan kota multietnis Tulang Bawang Barat (Tubaba) yang memuat masjid berkonsep kubah dan minaret dengan lorong cahaya setinggi 30 meter dan plafon 99 Asm’ulhusna.

Dilansir dari The Journey of Architectur, untuk konsep Tubaba ini, Andra Matin mengaku memilih bentuk kota dengan pusat-pusat yang tersebar.

“Setiap sudut bisa dijangkau dengan berjalan kaki 15 menit, dan ada sekolah, masyarakat punya tanah pertanian, dapat ke klinik, dan sebagainya. Bukan pusat kota yang satu tapi pusat kota yang terpusat dan masif. kata Andra Matin.

Terkait posisi masjid 99 Cahaya atau As Shobur yang bersanding dengan Sesat Agung atau Balai Adat, Andra Matin memaparkan, “Bangunan masjid dirancang vertikal dan Sesat Agung horisontal ini melambangkan prinsip hubungan dengan Tuhan dan hubungan dengan sesama yang merupakan prinsip Islam,” ucapnya dia.

Meski belum ada komentar spesifik terkait Komplek Islamic Center yang sedang dibangun di Kabupaten Mesuji, namun dilihat dari sket yang dimiliki Dinas Perkim Mesuji, obyek itu, tampaknya akan menjadi bangunan fenomenal pertama di Bumi Ragab Begawe Caram.

Penulis : BR/Red. Editor: Ade’M.