Beranda RAGAM DAERAH Bupati Barito Utara Buka Festival Tumpi Singkong

Bupati Barito Utara Buka Festival Tumpi Singkong

57
0
BERBAGI

Barito Utara – Dalam rangka memperingati dan memeriahkan Hari Jadi ke 72, Pemerintah Kabupaten Barito Utara menyelenggarakan Festival Tumpi Jawau (Singkong), di areal Water Front City (WFC) Jalan Panglima Batur Muara Teweh, Selasa (28/6/2022).

Kegiatan festival ini dibuka Bupati Barito Utara H Nadalsyah yang dihadiri Wakil Bupati Sugianto Panala Putra, Ketua Tim Penilai Museum Rekor Muri Indonesia, Sekda, unsur FKPD, anggota DPRD, Ketua TP PKK Barito Utara, staf ahli bupati, Asisten Sekda, Kepala Perangkat Daerah dan undangan lainnya.

“Perlu kami sampaikan kepada Ketua Tim Penilai Muri, bahwa tumpi jawau atau singkong dalam bahasa Indonesia adalah salah satu kekayaan kuliner nusantara yang dimiliki Barito Utara,” kata Bupati saat menyampaikan sambutannya pada pembukaan festival, Selasa (28/6/2022).

Dikatakannya, pada festival tumpi jawau ini kita berusaha untuk menciptakan rekor Muri dalam hal pembuatan tumpi jawau terbanyak dan diikuti peserta terbanyak pula.

“Namun saya harap tujuan panitia pelaksana tidak hanya sampai disini saja, saya ingin tumpi jawau ini manjadi terkenal di Indonesia dan manca negara serta menjadi kuliner khas Barito Utara dan juga memiliki berbagai variasi cita rasa yang dapat dibanggakan sesuai dengan tema Hari Jadi Kabupaten yaitu Bangga Buatan Sendiri,” kata bupati.

Bupati juga berharap festival yang diadakan ini dapat dicatat sebagai rekor MURI.

Selain itu, Bupati juga meminta kepada masyarakat agar dapat menjadikan Tumpi Jawau sebagai jajanan yang mampu menciptakan peluang bisnis/ekonomi.

“Dengan dimaksimalkan potensi Tumpi Jawau, nantinya dapat dijadikan salah satu jajanan atau kue yang dijual sebagai penambah hasil ekonomi masyarakat,” kata H Nadalsyah.

Usai membuka festival, Bupati H Nadalsyah didampingi Ketua TP PKK menyalakan kayu bakar dalam tungku tanda dimulainya pembuatan Tumpi Jawau yang disaksikan oleh perwakilan dari MURI.

“Selain memakai tungku dan kayu bakar dalam pelaksanaan festival ini, kami juga menggunakan kompor dengan bahan bakar gas elpiji,” kata Nadalsyah (@lie/Tim).