Beranda HUKRIM Biadab, Tiga Pemuda Perkosa Gadis di Bawah Umur

Biadab, Tiga Pemuda Perkosa Gadis di Bawah Umur

163
0
BERBAGI

Makasar-Sulsel, (faktahukum.co.id) – Sungguh biadab, perbuatan tiga pemuda di Makasar yang memperkosa seorang anak dibawah umur berinisial AN (14) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, bahkan para pelaku merekam aksi bejatnya saat memperkosa korban.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Agus Khaerul mengatakan, dua diantara ketiga pelaku pemerkosaan telah berhasil ditangkap. Mereka, WR, (18) dan seorang sopir truk bernama GN, (23). Kedua pelaku ditangkap di Jln. Moh Yamin, Makassar, Sulsel, Selasa (19/1/21), sekitar pukul 22.00 WITA.

“Dua pelaku telah berhasil ditangkap. Satu pelaku masih dalam pengejaran (DPO),” kata Agus, Rabu (20/1/21).

Agus menjelaskan, Kasus pemerkosaan anak di bawah umur dan juga penyandang disabilitas ini dilaporkan langsung oleh ibu kandung korban ke pihak Kepolisian.

Menurut keterangan pelapor, bahwa mulanya anaknya dijemput oleh salah satu terduga pelaku bernama WR. Kemudian, anaknya dibawa ke salah satu tempat dan kemudian di perkosa secara bergiliran.

Saat korban dipulangkan ke rumah dalam keadaan menangis. Kemudian, di tanyakan ke ibunya kalau sudah di perkosa,” jelasnya.

Atas laporan tersebut, petugas langsung melakukan penyelidikan. Dan kurang dari 12 jam, dua terduga pelaku pun tertangkap.

Satu pelaku yang telah dikantongi identitasnya sementara dalam pengejaran atau DPO. Kemudian, untuk kedua pelaku ini telah diamankan di Mapolrestabes Makassar.

Dihadapan petugas, pelaku mengakui telah memperkosa korban secara bergiliran. Selain itu, para pelaku juga merekam video melalui hanpdhone saat menyetubuhi korban. Tak tanggung-tanggung, video porno terdapat lima buah dengan durasi 12 menit 21 detik.

“Video asusila itu digunakan untuk pelaku memeras orang tua korban dan meminta tebusan Rp5 juta. Jika uang tidak diberikan, maka video porno tersebut akan disebar luaskan atau diviralkan ke media sosial (Sosmed),” ungkap Agus.

Saat ini, kata Agus, kedua pelaku telah diamankan di Mako Polrestabes Makassar.

“Atas perbuatannya, mereka disangkakan dengan Pasal 76 E Ayat (2) Sub Pasal 81 ayat (1) Undang-Undang nomor No. 35 tahun 2014, Tentang Peradilan Anak Jo pasal 285 KUHP,” tutup Agus.

Penulis : Ahmad.    Editor: Ade’M.