Beranda KRIMINAL Biadab, Akibat Miras Anak Bacok Ayah Kandung

Biadab, Akibat Miras Anak Bacok Ayah Kandung

102
0
BERBAGI

Pelalawan, Riau – Durhaka, kata itu layak disematkan kepada SL pemuda di Kelurahan Pangkalan Lesung, Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan, Riau. Pasalnya, tega membacok ayah kandungnya karena ditegur saat mabuk, Rabu (10/11/2021).

SL tinggal satu rumah bersama orangtuanya Pasua Laoli yang merupakan ayah kandung pelaku. Keduanya tercatat sebagai warga di perumahan Basacamp PT Musim Mas Estate lV Kelurahan Pangkalan Lesung Kecamatan Pangkalan Lesung.

Peristiwa pembacokan terjadi sekitar pukul 23.00 wib yang mengakibatkan korban mengalami luka parah.

“Korban menderita luka robek pada tangannya, akibat dibacok oleh pelaku yang merupakan anaknya sendiri,” kata Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko SIK melalui Kasubbag Humas Iptu Edy Harianto, kepada awak media ini, Kamis (11/11/2021).

SL membacok bapaknya sendiri menggunakan sebilah parang yang biasanya dipakai untuk membabat. Padahal pemicunya hanya masalah sepele, namun lantaran pelaku dalam keadaan mabuk tega melukai ayahnya.

Pelaku dan korban merupakan buruh di perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Musim Mas.

Awalnya tersangka SL pergi ke Simpang Pulai Kecamatan Ukui untuk minum Minuman Keras (Miras) bersama temannya. Sekitar pukul 23.00 wib, pemuda itu pulang ke rumahnya dalam keadaan mabuk.

Melihat putranya mabuk miras, korban Pasua Laoli menegur serta mengingatkan pelaku agar tidak mabuk-mabukan lagi.

Bukan mendengar nasihat ayahnya sendiri, pelaku malah merasa tidak senang karena ditegur, ia emosi dan mengambil sebilah parang babat.

Tersangka langsung mendekati ayahnya dan mengayunkan parang ke arah tangan kanan bapaknya. Hingga mengalami luka robek yang cukup parah.

“Korban dibawa ke RS Medicare Sorek untuk mendapatkan perawatan medis. Kemudian melaporkan kejadian ke Mapolres Pelalawan,” tambah Edy Harianto.

Pihak keluarga juga turut serta membawa pelaku SL ke Polres Pelalawan untuk diperiksa dan diproses hukum.

Polisi memintai keterangan dari korban dan para saksi, kemudian mengamankan tersangka.

“Saat ini tersangka telah diamankan di Mapolres. Karena langsung dibawa saat korban melapor,” pungkasnya. (Hartono)