Lihatlah Ini
Lihatlah Ini
FAKTA UTAMAHUKRIM

Beli Motor, Pemuda Asal Yogyakarta Diduga Jadi Korban Penipuan di Kota Bekasi

×

Beli Motor, Pemuda Asal Yogyakarta Diduga Jadi Korban Penipuan di Kota Bekasi

Sebarkan artikel ini
Muhammad Setiawan, saat berada di Kantor Redaksi Fakta Hukum Indonesia.
Muhammad Setiawan, saat menunjukkan bukti foto copy BPKB yang diduga bodong, ketika berada di Kantor Redaksi Fakta Hukum Indonesia.

KOTA BEKASI – Muhammad Setiawan (28), Pemuda asal Yogyakarta yang bertempat tinggal di daerah Matraman, Jakarta Timur, tampak kebingungan setelah motor yang baru ia beli dari seseorang melalui Media Sosial Facebook, diduga memiliki surat ‘bodong’ dan akhirnya ditahan oleh Petugas di Samsat Kabupaten Bekasi.

Kepada Fakta Hukum, Setiawan mengatakan, awal mulanya ia tertarik dengan sebuah kendaraan bermotor jenis Beat Street warna hitam yang diupload di Facebook oleh akun yang bernama ‘Muhammad Jiung’ milik seorang penjual motor yang mengaku bernama Karta.

↓↓ Gulir untuk Melanjutkan ↓↓
Pasang Iklan Disini

Singkat cerita, setelah berminat dan melakukan komentar melalui facebook yang kemudian lanjut via chat WhatsApp, ia kemudian bersepakat untuk melakukan transaksi jual beli di depan SPBU dekat dengan terminal Kota Bekasi, Rabu (6/3/2024) lalu, sekitar pukul 16.30 WIB.

BACA JUGA :   Kepolisian dan TNI Kerjasama Tertibkan Penambang Emas Illegal Di Bulungan

“Motor yang saya beli itu, memang ada BPKB aslinya saja dan ada Fotocopy KTP atas nama Karta, kalau STNK nya gak ada, karena si penjual mengaku hilang,” ungkapnya, saat mengadukan kejadian yang menimpanya di Kantor Redaksi Fakta Hukum, Kamis (7/3/2024) malam.

Setiawan mengaku, dia tidak menaruh curiga saat transaksi jual beli itu, lantaran foto di foto kopi KTP atas nama Karta tersebut, sama seperti orang yang sedang bertransaksi dengannya tersebut.

Seperti transaksi jual beli pada umumnya, setelah melihat barang dan surat BPKB yang ada, Setiawan akhirnya tertarik dan bersepakat untuk membeli motor matic berwarna hitam tersebut seharga 9,1 juta rupiah.

BACA JUGA :   Hendak Tawuran, 19 Pemuda Kota Bekasi Ditangkap Polisi
Faktahukum on Google News
Pj Bupati Kulon Progo saat menandatangani Kesepakatan, Keselamatan Berlalu Lintas.
TNI - POLRI

Dengan dukungan 3 pilar di wilayah Kulon Progo, Indra berharap agar kegiatan ini bisa menciptakan suasana aman dan nyaman dalam berkendara.

“Kegiatan ini bertujuan untuk bersama-sama menciptakan wilayah Kulon Progo yang bebas dari knalpot yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis atau knalpot brong. Sehingga menciptakan Kulon Progo yang aman dan nyaman dalam berkendara,” pungkasnya.