Beranda RAGAM DAERAH Bawaslu Lamandau Sosialisasikan Prokes Bersama OMS dan Media Masa

Bawaslu Lamandau Sosialisasikan Prokes Bersama OMS dan Media Masa

187
0
BERBAGI

Lamandau-Kalteng, (faktahukum.co.id) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lamandau, dalam upaya  memaksimalkan pengawasan pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah tahun 2020.

Melaksanakan sosialisasi pengembangan pengawasan Pemilu yang diikuti oleh Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) dan media massa serta pemaparan penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) selama pelaksanaan Pemilu.

Kegiatan dilaksanakan di Aula Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Lamandau yang dibuka secara resmi oleh Ketua Bawaslu Lamandau, Bedi Dahaban dan dihadiri oleh pemateri dari KPU Lamandau, Badan Kesbangpol dan Dinas Kesehatan setempat.

“Pada hari ini kita melaksanakan sosialisasi pengembangan pengawasan Pilkada 2020, yang diharapkan mampu menjadi pemantik keterlibatan OMS dan media massa untuk turut serta mensukseskan pelaksanaan Pemilu yang jujur, adil dan terintegritas,” ucap Bedi Dahaban dalam sambutannya, Rabu (30/09/20).

Dirinya berharap, melalui kegiatan baik OMS, maupun Media massa sebagai penyambung informasi kepada masyarakat dapat memahami berbagai hal baik teknis maupun non teknis pelaksanaan Pilkada Kalteng 2020, sehingga upaya kontrol terhadap setiap tahapan pemilu tidak hanya dilakukan oleh Bawaslu namun juga oleh semua pihak serta masyarakat sendiri.

“Semu menjadi tanggung jawab kita bersama  dalam mewujudkan Pemilu yang jurdil dan aman. Apalagi Pemilu 2020 dilaksanakan ditengah Pandemi yang mewajibkan penerapan prokes, sehingga membutuhkan sinergitas dari semua pihak,” ujar Bedi.

Pemateri pertama yang memberikan paparan dalam kegiatan itu, adalah Komisioner KPU Lamandau bidang teknis penyelenggara Yustedi, dirinya menyampaikan berbagai hal mengenai tahapan pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng tahun 2020.

“Pelaksanaan Pemilu tahun ini berbeda dengan sebelumnya, selain penerapan Protokol kesehatan (Prokes) pada setiap tahapan, berbagai mekanisme kampanye juga mengalami perubahan,” tuturnya.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga (PHL) Bawaslu Lamandau, Musa Reban juga menambahkan, saat kegiatan sosialisasi tersebut mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan kegiatan pengawasan, baik secara langsung dilapangan maupun pengawasan di dunia maya (Online).

Lanjutnya, salah satu pengawasan di media Online yang kita lakukan adalah terkait netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pesta demokrasi Pemilu tahun ini.”

Untuk itu pihaknya akan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk ke bawaslu, agar setiap ASN dapat menjaga netralitas atau tidak berpihak dalam penyelenggaraan pemilu.

“ASN dan tenaga honorer dilingkup Pemerintah wajib memahami dan mentaati netralitas sebagai abdi negara, tidak boleh seorang ASN menunjukkan keberpihakan dengan memberi like, komen dan share pada konten kampanye salah satu paslon di media sosial,” jelasnya.

Penulis: M. Andreyanto                                 Editor: Bonding Cs