Beranda PENDIDIKAN Banjir di Barut Genangi Sejumlah Sekolah, Proses Belajar Mengajar Diliburkan

Banjir di Barut Genangi Sejumlah Sekolah, Proses Belajar Mengajar Diliburkan

185
0
BERBAGI

Muara Teweh. Kalteng (faktahukum.co.id)
Banjir yang terjadi di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, kian meluas. Selain menggenangi sejumlah titik ruas jalan dalam kota Muara Teweh, banjir juga merendam sejumlah sekolah dibeberapa desa, sehingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab Barut) melalui Dinas Pendidikan setempat  meliburkan sementara proses belajar mengajar (PBM) untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai sumber dilapangan, banjir yang melanda Kabupaten Barito Utara mulai menerjang Kecamatan Teweh Tengah termasuk ibukota kabupaten Muara Teweh, Kecamatan Lahei, Kecamatan Lahei Barat, Kecamatan Teweh Baru, Kecamatan Teweh Selatan, dan wilayah hilir di kecamatan Montallat, sejak Jum’at (6/3/2020).

Didalam kota Muara Teweh, banjir menggenangi ruas Jalan Imam Bonjol, Jalan Merak, Jalan Panglima Batur, Jalan Dahlia, Jalan Mawar dan sejumlah Gang diarea pemukiman.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barut Syahmiludin A Surapati, Minggu (8/3/2020), membenarkan sesuai dengan hasil rapat koordinasi penanganan banjir yang dipimpin Sekda Barut, Jumat petang, sekolah-sekolah yang akses jalan maupun bangunannya terendam banjir diliburkan.
“Tidak ada PBM di PAUD/TK dan SD terdampak banjir. Kita mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Syahmil.

Ia menambahkan, sebagai tindak lanjut, pihaknya juga langsung mengecek sekolah yang relatif parah terkena banjir. Seperti di wilayah Kelurahan Jambu dan Jingah (Kecamatan Teweh Baru) dan Desa Bintang Ninggi (Kecamatan Teweh Selatan). Di SDN 2 Kelurahan Jambu, air masuk sampai ke ruang kelas dengan ketinggian mencapai 30 hingga 50 cm.

Terpisah Kepala Desa Bintang Ninggi II Ardianto menyatakan, saat dilakukan pengumuran pada hari Minggu tanggal 8 Maret 2020 (kemaren) jalan masuk menuju SMPN 1 Teweh Selatan ketinggian air 40 cm, dan saat diukur lagi pada hari ini, Senin (9/3/2020) dilokasi yang sama pada pukul 11.00 WIB, ketinggian mencapai 46 cm.

“Untuk sementara aktifitas warga Bintang Ninggi II masih normal seperti biasa, walaupun ada beberapa titik ruas jalan yang terendam air. Hanya saja aktifitas siswa SMPN 1 Teweh Selatan di Bintang Ninggi mulai hari ini diliburkan dikarenakan ada 5 ruang kelas yang banjir,” imbuh Ardianto.

Penulis : @lie  Editor : Adunk