Beranda HUKRIM Akibat Hina Profesi Wartawan, Pemilik Akun FB Ditahan Polisi

Akibat Hina Profesi Wartawan, Pemilik Akun FB Ditahan Polisi

488
0
BERBAGI

Sukabumi, (faktahukum.co.id)– Pemilik akun facebook (FB) Imam Mahdi saat ini ditahan Polresta Sukabumi, diduga akibat menghina profesi wartawan melalui media sosial, tak ada ampun pelaku langsung di jebloskan ke penjara.

Satus Imam Mahdi sebagai terperiksa dan telah dilakukan pemeriksaan beberapa jam yang lalu, kini orang yang telah dianggap telah melanggar UU ITE tersebut tak berkutik ketika Tim Siber Polresta Sukabumi menggelandang dari rumahnya dan langsung dibawa guna di lakukan pemeriksaan lanjutan.

Menurut informasi yang beredar yang bersangkutan adalah salah satu Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Namun tetap di lakukan pemeriksaan oleh pihak Kepolisian Resort Kota Sukabumi dan memanggil dokter spesialis jiwa, karena ada sumber keterangan bahwa orang tersebut punya riwayat ODGJ.

Para jurnalis mengapresiasi kinerja aparat penegak hukum yang sigap dan tak lama kemudian pelaku polisi melakukan penangkapan terhadap orang tersebut, bahkan kurang dari 24 jam dan kini ekan-rekan jurnalis merasa sedikit terobati dengan di tangkapnya orang yang mengaku, Imam Mahdi tersebut dan tetap akan di pantau .

Sekanjutnya berdasarkan keterangan Humas Polresta Sukabumi bahwa yang bersangkutan positif mengalami gangguan jiwa.

“Terkait yang di laporkan Imam Mahdi, dia adalah ODGJ dan dikonfirmasi oleh dokter kejiwaan bahwa yang bersangkutan benar benar ODGJ dan punya riwayatnya,” ucapnya.

Sementara Heriyadi Ketua IWO DPD Kab. Sukabumi yang datang ke Polresta Kabupaten Sukabumi bersama Dewan Kode Etik Yopi .S di sertai dua rekan media menyampaikan bahwa benar yang bersangkutan sudah di tangani polisi.

“Saat kami akan melakukan pelaporan, diterangkan oleh salah satu petugas kepolisian bahwa yang di maksud sudah di tangani oleh pihak kepolisian, dan orang tersebut Positif memiliki gangguan jiwa, sehingga kami tidak lanjutkan kembali pelaporannya karena dengan adanya penangkapan tersebut berarti sudah ada yang laporkan dari rekan rekan media yang ada di wilkum Polresta Sukabumi,” terang nya.

” Namun demikian kami tetap akan memantau sejauh mana tindakan para penegak hukum untuk yang bersangkutan, apakah lanjut dengan penahan Polresta atau akan di kirim ke RS jiwa, karena orang seprti itu tidak layak berkeliaran apa lagi menggunakan medsos bisa berbahaya,” paparnya.

“Saya berharap ini bisa menjadi pelajaran untuk semua kalangan masyrakat agar bijak dalam menggunakan medsos, jangan sampai hal tersebut ter ulang kembali,” pungkasnya.

Sementara Dewan Etik IWO DPD Kab.Sukabumi menyampaikan pada awak media agar terus memamantau dan tunggu hasil berikut nya.

“Kita tunggu saja kelanjutan nya bersama, jangan sampai yang bersangkutan lolos dari jeratan hukum biar kapok,” tegasnya.

Penulis: Red Editor: Adunk