Beranda ADVENTORIAL 35 Milyar Kado HUT Wajo untuk Pembangunan di Alokasi APBD Provinsi Sulsel.

35 Milyar Kado HUT Wajo untuk Pembangunan di Alokasi APBD Provinsi Sulsel.

413
0
BERBAGI

Wajo_Sulsel.(faktahukum.co.id) – Puncak peringatan Hari Jadi Wajo (HJW) yang ke 620 yang dig di lelar Pemkab Wajo di lapangan Merdeka Sengkang, Jumat, 29 Maret 2019 berlangsung meriah.

Pada kesempatan itu juga dirangkaian dengan penandatanganan MoU diantaranya MoU dengan Pihak Fluidtech dari Jerman dengan menghadirkan air bersih, MoU dengan Universitas Puangrimaggalatung tentang pertaniannya. MoU dengan Institut Agama Islam terkait setiap desa ada tokoh agama terdidik, dan MoU dengan UGM terkait dengan Peternakan. penandatanganan MoU tersebut disaksikan langsung Gubernur Sulsel H. Nurdin Abdullah.

Selain itu, HJW tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan Alokasi APBD Provinsi Sulsel Rp35 Milyar 400 Juta kepada pemkab Wajo yang diserahkan langsung oleh Gubernur kepada Bupati Wajo. Alokasi APBD Pemprov Sulsel yang diserahkan kepada Pemkab Wajo tersebut untuk pembangunan Jembatan S. Ajuraja, Ruas Jalan Solo – Peneki – Kulampu, Ruas Doping Atapange dan Kajian Amdal Bulucepo. Kemudian penyerahan CSR dari Bank Sulsel berupa bantuan Mobil Ambulance kepada PMI serta penyerahan Jaminan BPJS Ketenagakerjaan.

Bupati Wajo H. Amran Mahmud dalam sambutannya mengatakan, kepemimpinannya sebagai Bupati bersama Wakil Bupati Wajo H. Amran, SE mempertegas tekad dan keinginannya, untuk menjalankan amanah yang diberikan oleh masyarakat Wajo dengan sungguh-sungguh sampai dengan tahun 2024.

Visi Misi Pemerintahannya yang tertuang dalam Sulapa Eppa agenda Prioritas pembangunan daerah, kata Amran Mahmud menunjukkan bahwa, Sulapa Eppa menyatakan akan menggerakkan produktivitas sektor unggulan daerah, salah-satunya pengembangan sektor wisata andalan yang hendak diwujudkan di kawasan wisata terpadu Danau Tempe dan diharapkan mampu menarik kunjungan Wisatawan lokal maupun Mancanegara.

Disamping sektor Pariwisata, lanjutnya, juga mendorong terbentuknya lapangan kerja program pro Rakyat, yang sudah direncanakan beberapa tahun yang lalu di antaranya pembangunan Kawasan Pertanian Terpadu. Juga pembentukan Wirausaha muda dan dari aspek mental juga sedang berusaha membina pengembangan Tahfidzul Qur’an yang dirangkul dalam Gerakan Masjid Cantik atau Gemantik.

Amran Mahmud menjelaskan, salah-satu program andalan yang sedang gencar-gencarnya dirintis juga adalah Pembangunan water Treatment Plant, dengan menggunakan teknologi Jerman. Semoga dengan kerjasama ini, air minum siap konsumsi bisa dialirkan melalui pipa distribusi langsung ke rumah-rumah penduduk.

“Hal lainnya adalah hadirnya kembali sambungan jaringan gas rumah tangga yang bisa ditarik kembali dalam bulan pertama, masa pemerintahan ini, sehingga pada tahun ini sebanyak 2.000 rumah akan segera menikmati gas rumah tangga yang murah,” ungkapnya.

Sementara Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Prof. H.M. Nurdin Abdullah, mengapresiasi Bupati dan Wakil Bupati Wajo telah melakukan perhatian dab bekerja sungguh-sungguh untuk Wajo ke depan. Terbukti dengan mengumpulkan saudagar saudagar Bugis Wajo dengan melakukan tudang sipulung untuk mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Wajo.

Nurdin Abdullah Juga mengapresiasi Bupati Wajo yang telah melakukan upaya mendatangkan teknologi yang canggih dari Jerman, membangun Water Treatment dengan menggunakan air baku Danau Tempe untuk menjadi air bersih, dan mengalir 24 jam.

“Dan jika di perpipaannya di bangun secepatnya, bukan saja air bersi tetapi airnya langsung bisa diminum. Dan untuk membangun kesemua itu butuh dana sekitar Rp70 miliar. Insya Allah kami Pemprovs Sulawesi Selatan siap membackup pendanaan air bersih ini,” ujarnya.

Nurdin Abdullah sangat mengharapkan kepada seluruh birokrat yang ada di Wajoagar seluruh perizinan dan pelayanan yang berbelit belit untuk disederhanakan dan jadikanlah birokrasi yang melayani bukan mempersulit.(Hms/Rashid).